Pages

Thursday, October 8, 2015

Shehrazat - Binbir Gece ( Became My favorite Series ) - Part 1

Binbir Gece - Judul Asli dari serial Shehrazat



Shehrazat...ya nama pemeran utama dalam serial ini adalah Shehrazat. Jika kita mendengar nama shehrazat, memang kita akan teringat dengan kisah 1001 malam. Shehrazat dan Kisah 1001Malamnya memang sangat akrab di telinga kita, terlebih di masa kecil kita sering mendengar kisah-kisahnya dari dongeng yang orang tua kita ceritakan sebelum tidur. Seperti cerita Ali Baba dan Aladdin adalah kisah yang sangat familiar sekali bagi kita.

Shehrazat adalah serial turki yang tayang di antV stasiun TV Indonesia. Tayang sejak tahun 2006-2009 di Turki, serial ini sudah mulai sejak awal Agustus lalu. Dan sampai sekarang became my favorite seriessss!! :)
Kenapa aku suka banget sama serial ini, sampai saat ini aku nonton, aku suka dengan ceritanya. Terlebih yang memerankan adalah aktor dan aktris terkenal di Turki. Tentunya yang cakep-cakep dan cantik-cantik. Aku juga suka dengan karakter masing-masing pemain. Begitu mempesona dan asik untuk di tonton sebagai hiburan dirumah.

Serial ini menceritakan tentang Sehrazat Evliyauglu seorang arsitek cantik dan berbakat yang bekerja di Binyapi, Perusahan konstruksi milik Onur Aksal dan Karem Inceoglu. Dia adalah ibu dari seorang anak berusia lima tahun dan sudah ditinggal mati oleh suaminya dalam suatu kecelakaan. Anaknya yang bernama Khan menderita leukimia.

Dalam memperjuangkan agar anaknya yang bernama Khan bisa sembuh dari penyakit leukimia yang di deritanya. Mulai dari mencarikan donor sumsum tulang belakang sampai ketidakberdayaannya untuk memenuhi dana operasi anaknya tersebut. Setelah ia mendapatkan donornya, ia juga harus berpikir keras bagaimana mendapatkan uang sebanyak itu. Dari sini cerita-cerita seru dimulai. Berbagai konflik, tawa dan tangis terjadi. Ketegangan dan hubungan yang menjadi kaku terjadi antara Shehrazat dan atasannya Onur. Hingga kisah asmara yang timbul diantara mereka.

Yang membuat aku suka banget sama serial ini adalah, selain pemeran-pemerannya adalah aktris dan aktor berbakat dari turki, jalan cerita yang sangat menarik dan menceritakan seperti gambaran realita sesungguhnya ( baca - realistis). Dengan cerita kehidupan orang dewasa pada umumnya ( jadi gak kyak sinetron-sinotron yang biasa kita liat di tv indo yaa..kebanyakan sinetron abege-abege dan jalan cerita yang gak masuk akal).

Well, lumayan lah buat hiburan di malam hari setelah seharian kerja. Aku butuh banget hiburan kyak gini jadi aku suka banget sama serial ini. Dan ada beberapa serial turki yang lain. Meskipun sudah banyak serial turki saat ini yang tayang di Indo tapi gak semua aku suka. Selain jam tayangnya yang memang bukan waktu yang tepat untuk nonton ( baca - jam kerja ) tapi memang gak semua serial turki itu menarik menurutku. Aku lebih prefer ke serial yang jalan ceritanya itu menarik, selalu bikin kepo disetiap akhir episode. Dan gak suka juga sama cerita-cerita yang berbau-bau abege-abege gitu..( faktor umur kyak nya!! hahaa). Jika tertarik dengan serial ini, silahkan tonton di antV, sekarang jam tayangnya setelah serial Cansu&Hazal pukul 21.30 WIB.

Thursday, September 17, 2015

Islamofobia dan apalah apalah.. #IStandWithAhmed pagi hari ini



Ahmed Mohamed 14years old - saat ditangkap oleh kepolisian Texas City

Pagi ini membaca kabar di beberapa media berita online dunia..sampe temen-temen di Indo juga membicarakan perihal berita ini. Terjadi lagi islamofobia di Texas City. Adalah Ahmed Mohamed pelajar berusia empat belas tahun yang ditangkap kepolisian Texas.

Bermula dari sekolah tempat dia belajar, ia membuat jam digital dari kotak pensilnya dan ia tunjukkan kepada guru di sekolahnya. Bukannya mendapatkan pujian atas "karya" nya, dia malah di tangkap dengan tuduhan membuat bom.

"I built the clock to impress my teacher, but when I showed it to her, she thought it was a threat to her." katanya.
"So it was really sad that she took a wrong impression of it and I got arrasted for it later that day." lanjutnya.

Ayah nya mengatakan, ini karena namanya dan karena sebelas September. "But because his name is Mohamed and because of Sept 11, I think my son got mistreated." Ujar Mohamde Elhasan Mohamed, ayah Ahmed kepada Dallas Morning News.

Mungkin jika dia bernama Michael, Tom, or Christian tidak akan terjadi seperti ini. Dan bahkan "penemuan" dari kotak pensilnya akan menuai pujian. Bukan tuduhan bahkan di skors hingga ditangkap oleh polisi.
Dan sekali kesalahan ini terjadi, bukan malah menjadi "mematikan" cahaya islam di dunia barat atau menjatuhkan atau apalah apalah. Namun justru menuai simpati yang luar biasa dari kalangan masyarakat dunia.

Easy boy..udah di undang noh ke gedung putih. Di tunggu juga sama Mark Zuckerberg, hehee.








Alright, Ahmed tetaplah berkarya meski mereka mengira kau teroris. Agama kita gak ngajarin kita jahat kok. Ya kalo ada yang jahat sih itu karena orangnya bukan agamanya. Peace out, Speak up, and kalo kata Hillary Clinton "stay curious and keep building" :D




Tulisan pagi hari ini

Wednesday, September 16, 2015

Shehrazat dan Kisah 1001 Malamnya

Sheherazade and Sultan Schariar by Ferdinand Keller - 1880




Jika kita mendengar nama shehrazat, memang kita akan teringat dengan kisah 1001 malamnya. Tentu kita sudah sangat akrab dengan cerita-cerita di dalamnya. Atau kita justru malah tahu betul cerita-cerita 1001 malam itu tanpa tahu asalanya cerita itu ada. Sperti kisah Ali Baba, Sinbad atau Kisah Aladdin.

Alkisah seorang raja bernama Shahryar mendapati istrinya sedang tidur seranjang dengan budaknya. Dengan rasa sakit hati dan murka, Raja menghabisi keduanya. Namun ternyata, rasa sakit hati tidak sampai disitu saja. Murka Amarah raja bak menjalar mendarah daging. Akhirnya, ia perintahkan seorang pegawai tertinggi kerajaan (wazir) agar mencarikan gadis untuk dia nikahi. Namun, gadis itu hanya dinikahinya semalam saja dan akan dibunuh ke esokan harinya. Dan begitulah hari-hari berjalan selama bertahun-tahun. Tiga tahun lamanya, sudah beratus-ratus gadis tak berdosa ia bunuh.Rakyat pun menyerukan perlawanan, rakyat mengutuk sang raja dan memohon kepada Allah untuk menghancurkan raja dan pemerintahannya. Para gadis ketakutan, para ibu menangis, para orang tua melarikan anak-anaknya hingga tidak ada lagi gadis di wilayah kerajaannya.Sampai pada akhirnya hanya tersisa dua orang gadis di wilayah kerajaan, yaitu dua orang putri dari Wazir nya sendiri, putri tertuanya Shehrazat dan adiknya Duniazat.

Ketika sang wazir pulang kerumah dengan wajah muram dan pucat, Shehrazat menghampiri ayahnya dan bertanya. Perihal apakah yang membuat ayahnya murung? Sang ayah pun bercerita tentang masalahnya. Alih - alih merasa takut dan khawatir akan keberadaannya, Shehrazat malah menawarkan diri untuk dinikahkan dengan sang raja. "Ijinkan aku menikah dengannya, Ayah" pintanya. "Bisa jadi aku akan tetap hidup, atau aku akan menjadi tumbal bagi gadis - gadis muslim lainnya dan menyelamatkan mereka dari tangan raja dan tanganmu, Ayahku".

Seorang ayah pastilah sangat mencintai anaknya, begitupun sang wazir. Jelas dia menolak dan mendesak putrinya untuk memikirkan alternatif lain. Menikahkan anaknya dengan sang raja sama artinya menyerahkan putrinya pada kematian. Tapi shehrazat meyakinkan ayahnya, dia percaya bahwa dirinya akan bisa menakhlukan sang raja, menghentikan pembantaian yang ia lakukan selama ini. Dan berniat mengobati penyakit hati sang raja dari amarah, dendam dan murkanya dengan menceritakan kisah-kisah dan segala peristiwa yang pernah menimpa orang - orang lain.

Dalam kisah-kisah yang dia ceritakan, Shehrazat mengajak sang raja menjelajahi negeri - negeri yang jauh untuk mengenal cara - cara orang lain yang belum dia kenali hingga sang raja dapat menyadari ketidakberesan didalam dirinya. Bahwa ada penyakit hati didalam dirinya yang membuat hidupnya kelam seperti itu. Shehrazat berniat membantu sang raja melihat penjara didalam dirinya dan kebencian obsesifnya terhadap perempuan. Shehrazat begitu yakin, jika dia berhasil membawa raja melihat bagaimana dirinya sendiri, dan ia akan dapat berubah untuk mencitai sesama manusia. Akhirnya, dengan sangat terpaksa sang ayah mengijinkan putrinya dan menikahkannya dengan Raja Shahryar.

Begitu memasuki kamar tidur sang raja, Shehrazat mulai bercerita tentang suatu cerita yang sangat memikat. Dan dengan sangat cerdik, dia membuat cerita itu menggantung di bagian yang paling menegangkan hingga sang raja tidak ingin berpisah di keesokan hari dengannya. Maka sang raja membiarkan Shehrazat tetap hidup hingga malam berikutnya hingga cerita itu dapat diselesaikan. Akan tetapi pada malam kedua, Shehrazat mengisahkan cerita lain yang lebih seru. Cerita yang juga jauh dari kata selesai ketika pagi telah tiba, dan sang raja membiarkannya tetap hidup.

Hal yang sama berulang pada malam - malam berikutnya, dan begitu seterusnya hingga seribu malam, yang berarti hampir tiga tahun. Hingga sang raja tidak mampu membayangkan dapat hidup tanpa Shehrazat. Akhirnya sang raja dan Shehrazat memiliki dua orang anak, dan setelah seribu satu malam, sang raja menghentikan kebiasaan mengerikan itu, dia tak lagi memenggal kepala perempuan yang tak berdosa akibat dari dendam dan murkanya terhadap perempuan.



Dikutip dari :
Buku "Perempuan-Perempuan Harem" Karangan Fatima Mernissi

Friday, September 4, 2015

Kabut Asap

Kabut asap di Jambi - pic taken by harianjambi.com


Kebakaran lahan hutan di Jambi, Sumatera Selatan dan Medan dan beberapa titik api di pulau Sumatera. Dan terjadi juga di beberapa daerah di Pulau Kalimantan. Sudah harus menjadi konsentrasi pemerintah untuk menangani hal ini. Di tengah-tengah koaran inflansi dollar yang naik-turun kaya abege labil, adalah hal lain yang harus segera ditangani.

Dilansir dari bbc.com  data yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada kamis kemarin, menunjukkan saat ini ada 178 titik api yang tersebar di Sumatera. Konsentrasi titik api di pulau Sumatera adalah di daerah Sumatera Selatan dan Jambi. Ada 80 titik api di Sumatera Selatan, 69 titik api di Jambi, 10 titik api di Bangka Belitung dan 5 titik api di Riau. Kebakaran lahan hutan di Jambi dan Sumatera Selatan sudah berlangsung dua minggu, dan angin berhembus ke arah utara. Ini menyebabkan penyebaran asap meluas ke berbagai daerah sekitarnya.

Lokasi titik api berada di tengah hutan, dan akses untuk melakukan pemadaman darat sangatlah sulit. Jalan terbaik untuk mengupayakan pemadaman adalah jalur udara dengan waterbombing atau pengguyuran air atau hujan buatan. Sedangkan wilayah tersebut masih belum mengeluarkan status darurat, tanpa status darurat upaya waterbombing hanya bisa dilakukan didarat. Sayang sekali, beberapa heli waterbombing tidak bis aberoperasi dikarenkan izin terbang habis.Maka dengan kata lain, api akan terus memakan hutan, dan asap akan terus merajalela.

Kabut asap telah membahayakan pernapasan. Banyak siswa-siswi yang tidak dapat mengikuti proses belajar mengajar karena sekolah-sekolah diliburkan. Para pekerja pun bekerja memakai masker  karena asap telah masuk ke dalam ruangan. Pengendara pun harus sangat berhati-hati karena jarak pandang yang tidak memungkin untuk kita dapat melihat jelas kejalan. Penerbangan di beberapa daerah lumpuh. Dan masyarakat sudah banyak terkena dampaknya terutama sangat menganggu pernapasan.

Teringat saat masa kecil dulu di tanah kelahiran ku, kota Jambi. Saat itu aku masih bersekolah di Sekolah Dasar. Waktu itu tahun 90an, aku masih bisa berangkat bersekolah. Karena sekolah ku tidak terlalu jauh dari rumah, maka aku hany perlu jalan kaki untuk sampai kesekolah. Hampir mendekati lingkungan sekolah sudah banyak berpapasan dengan teman-teman satu sekolah dan tiba-tiba Bbbrrraaaakkkkk!! aku tersungkur kedalam parit dipinggir jalan. Aku sempat hampir tak sadarkan diri beberapa detik dan kemudian membuka mataku segera karena jantungku tak karuan rasanya. Aku hanya terdiam melihat kondisiku, sudah kulihat tangan dan kaki ku berkucuran darah. Begitupun kepalaku, badanku lemas. Ada bapak-bapak dan ibu-ibu yang kebetulan lewat untuk mengantar anak-anaknya ke sekolah. Masker yang tadi ku pakai pun sudah tak lagi menutupi hidungku, entah kemana. Ibu yang mengenalku segera meminta seorang bapak setengah baya mengantarkanku menuju ke ruang UKS sekolah. Karena pada saat kejadian, UKS sekolah lah yang terdekat. Belum ada puskesmas didekat daerahku. Hanya ada posyandu dan yang aku tahu itu pun hanya buka satu kali dalam sebulan. Setelah aku dibawa ke UKS dan kondisi ku sudah lumayan membaik dari sebelumnya, ibu ku datang. Dia terlihat kaget dan panik. Mendengar cerita dari beberapa saksi yang melihat bahwa aku ditabrak pengendara sepeda motor saat menuju ke sekolah tadi. Sang pengendara pun tersungkur jatuh ke pelataran jalan yang berbatu. Meskipun hanya mendapat luka ringan, tetapi yang kulihat dia sangan shock atas kejadian itu. Dia juga berada di ruang UKS sekolah ku. Dia terduduk lemas dan menjelaskan semuanya kepada ibu ku. Menurutnya dan beberapa saksi, kabut asap pada saat itu sangat mengganggu jarak pandang. Terlebih itu di saat pagi hari dan aku memakai seragam putih, hanya tas selempang hitam yang bisa menandakan bahwa ada orang yang sedang berjalan didalam tebalnya kabut asap.
kabut asap terlihat menutupi area jalan utama di kota jambi - taken pic by metroterkini.com


Ya, kabut asap sangatlah mengganggu. Bukan hanya terjadi padaku yang menyebabkan aku tertabrak karena jarak pandang yang buruk. Tapi aku juga melihat sendiri bagaimana teman sekelasku menderita sesak napas didalam kelas karena tak lagi dapat menahan asap yang masuk ke kelas kami. Sungguh itu pengalaman buruk yang aku alami. Untungnya beberapa hari selanjutnya, sekolah meliburkan aktifitas belajar mengajar. Dan kami diberi tugas rumah yang banyak agar proses belajar tetap berjalan dirumah meskipun sekolah diliburkan.

Dengan kejadian ini, dan kabut asap yang kali ini terulang lagi, semoga pemerintah cepat mengambil tindakan. Terlepas dari semua isu yang berkembang karena lambatnya penanganan, aku berharap keadaan akan membaik secepatnya. Doaku terutama untuk keluarga ku yang berada di Jambi, Palembang, Riau, Medan dan sekitarnya, dan untuk semua saudara-saudara ku yang berada disana, semoga keadaan akan membaik, tak ada yang tertimpa musibah yang serius akan dampaknya kabut asap ini. Amiin

Salam sayangku untuk tanah kelahiranku..

Wednesday, August 12, 2015

Cerita masa lalu yang tertinggal (baca-ditinggalkan) - fiction edition




Semua orang punya cerita, masa lalu, duka, bahagia, dan tangisan. Dan kita sebagai manusia, tak ada yang dapat diperbuat jika sudah dipertemukan takdir. Rencana dan cerita begitu teramat manis, namun adakala duka dan tangis datang menghampiri. Aku bukanlah manusia tanggung dengan segala duka nestapa yang hadir dalam hidupku. Aku juga manusia yang lemah. Tak jarang aku hanya bisa terduduk kaku, bukan menangisi atas apa yang terjadi, bukan pula menyesali. Entah seperti apa harus aku menerangkannya.
Hati ini hanya tak rela kenapa harus menjadi korban kemurahan hatiku sendiri. Tapi baiklah, itu sudah terjadi. Dan aku sudah tidak mau memikirkannya lagi.

Sekarang, bukan yang telah terjadi yang menjadi pikiranku. Mengingat ini baru saja terjadi, maka ketika dia berusaha lagi hadir dan mengusik hari-hari ku, aku pun merasa amat sangat tidak nyaman. Sungguh, ingin rasanya hanya diam dan tak peduli. Tetapi kehadirannya memaksa ku untuk tidak mengacuhkannya. Ini bukan karena cinta, tetapi..sekali lagi, kemurahan hati ini yang mungkin benar-benar "murah" :(
Ya, aku harap ini terakhir kalinya. Tolong, jangan pernah lagi hadir, dalam bentuk apapun itu. Aku lelah.



Pagi pun datang, masih terbayang saat malam tadi. Aku memutuskan untuk berbenah. Setidaknya dia tidak ada alasan untuk mengusik ku lagi. Ohh, aku tak berdaya. Lemah tanpa bisa menguatkan.

Ini sudah berkali-kali. Namun aku masih saja mengalaminya. Seperti tak pernah bisa belajar dari yang sudah pernah terjadi, kejadian itu terulang dan terulang lagi. Haruskah aku belajar menjadi sedikit "jahat" agar aku tidak selalu menjadi korban "kemurahan hatiku" sendiri? Seperti orang-orang lain yang bisa tak peduli dengan orang lain dan hanya mementingkan dirinya sendiri. Hingga dia bisa mendapatkan apa yang dia mau meskipun itu harus mengorbankan orang lain. Menyakiti perasaan orang lain. Bahkan setelah itu bisa membuat orang lain lebih menderita seakan mengikuti hasrat nurani yang telah menutup mata dijalan kabaikan. mungkin menjadi lahan menebar "kebencian" dan setelah itu bisa menjadi puas.

Disini, aku masih harus belajar. Harus bagaimana aku. Berharap apapun itu akan menjadi lebih baik dan mendapatkan yang terbaik di akhir kemudian.



catatan penyemangat
Emie's Burada..!!

Thursday, July 30, 2015

How To Make a Milk Tart ( pie susu )



Pie Susu / Milk Tart



Well, berikut saya share resep dan cara membuatnya

Bahan Kulit
1. Tepung terigu 250 gram
2. Mentega 200 gram
3. Telur 1 butir
4. Garam secukupnya
5. Bubuk Vanila secukupnya

Bahan Isi
1. Kuning telur 4 butir
2. Susus kental manis 1 kaleng/385 gram
3. Air setengah gelas/setengah kaleng susu tersebut
4. Tepung maizena 1 sendok makan
5. Garam secukupnya
6. Bubuk Vanila secukupnya



Cara membuat:
1. Untuk membuat kulit pie, campur semua bahan dan puleni hingga terasa tidak lengket di tangan dan bisa dibentuk. Siapkan cetakan pie dan olesi mentega agar tidak lengket. Bentuk dan ratakan sesuai cetakan.
2. Untuk membuat isi, campur semua bahan dan kocok dengan kocokan mixer atau bisa menggunakan garpu. Jika ingin mengocok dengan mixer, pastikan dikocok dengan kecepatan terendah dan jangan sampai  adonan berbusa. Setelah itu saring dengan saringan teh agar tidak ada gumpalan ampas dalam adonan isi karena akan merusak struktur pie dan rasa.
3. Setelah semua siap, tuang adonan ke dalam cetakan yang sudah diisi dengan kulit.
4. Panggang didalam oven dengan suhu 150 derajat celcius dalam waktu kurang lebih 1 jam. Atau jika adonan sudah menguning keemasan itu tandanya sudah matang.

Adonan kulit yang sudah di cetak

Adonan kulit yang dicetak dan sudah di beri isi, siap dipanggang..!!

Selamat mencoba, rasanya enak lhoo  :)





Tuesday, July 28, 2015

Open The Door

pic taken by google

its time for change
its time to happy
its time to make my own way

Bissmillahirrahmanirrahiiimmm :)

Yuukkk mari kita buka kembali pintu yang tertutup
Pintu yang mungkin disana ada jalan lain menuju tujuan yang indah
Disaat kau tersesat, disaat kau terjatuh
Maka jangan enggan untuk mencari jalan lain
jangan lemah untuk bangkit kembali

Disana ada cahaya yang akan menerangimu
disana ada kekuatan yang menguatkanmu
Maka buka lah pintu itu
buka hari baru
melangkahlah dengan pasti
temukan tujuanmu dan berdirilah setegar karang
lawan angin yang berhembus kencang
hadapkan wajahmu menantang cahaya mentari
dan katakan pada dunia bahwa kau berdiri
bahwa kau hidup
kau kuat
kau akan menatap kedepan

Masalah hanyalah persinggahan yang membuatmu akan menjadi lebih baik
Masalah hanyalah permainan yang harus kau mainkan dengan baik
Katakan pada masalah besar mu, Hey kau masalah besar, Aku punya Allah yang Maha besar!

Emie