![]() |
| Ahmed Mohamed 14years old - saat ditangkap oleh kepolisian Texas City |
Pagi ini membaca kabar di beberapa media berita online dunia..sampe temen-temen di Indo juga membicarakan perihal berita ini. Terjadi lagi islamofobia di Texas City. Adalah Ahmed Mohamed pelajar berusia empat belas tahun yang ditangkap kepolisian Texas.
Bermula dari sekolah tempat dia belajar, ia membuat jam digital dari kotak pensilnya dan ia tunjukkan kepada guru di sekolahnya. Bukannya mendapatkan pujian atas "karya" nya, dia malah di tangkap dengan tuduhan membuat bom.
"I built the clock to impress my teacher, but when I showed it to her, she thought it was a threat to her." katanya.
"So it was really sad that she took a wrong impression of it and I got arrasted for it later that day." lanjutnya.
Ayah nya mengatakan, ini karena namanya dan karena sebelas September. "But because his name is Mohamed and because of Sept 11, I think my son got mistreated." Ujar Mohamde Elhasan Mohamed, ayah Ahmed kepada Dallas Morning News.
Mungkin jika dia bernama Michael, Tom, or Christian tidak akan terjadi seperti ini. Dan bahkan "penemuan" dari kotak pensilnya akan menuai pujian. Bukan tuduhan bahkan di skors hingga ditangkap oleh polisi.
Dan sekali kesalahan ini terjadi, bukan malah menjadi "mematikan" cahaya islam di dunia barat atau menjatuhkan atau apalah apalah. Namun justru menuai simpati yang luar biasa dari kalangan masyarakat dunia.
Easy boy..udah di undang noh ke gedung putih. Di tunggu juga sama Mark Zuckerberg, hehee.
Alright, Ahmed tetaplah berkarya meski mereka mengira kau teroris. Agama kita gak ngajarin kita jahat kok. Ya kalo ada yang jahat sih itu karena orangnya bukan agamanya. Peace out, Speak up, and kalo kata Hillary Clinton "stay curious and keep building" :D
Tulisan pagi hari ini



No comments:
Post a Comment